PLASMA konvalesen menjadi terapi tambahan yang menjadi pilihan cukup menjanjikan pasien covid-19 gejala ringan dan sedang yang dirawat di rumah sakit. Terapi ini dapat melawan peradangan akibat virus SARS-CoV2 penyebab covid-19.
Namun sayangnya, terapi plasma konvalesen mengalami kendala dalam hal ketersediaan. Ya, belum banyak pendonor yang merupakan penyintas covid-19 memberikan plasma konvalesennya.
Baca juga: PMI: Selain Pasien Covid-19, Donor Plasma Konvalesen Bermanfaat bagi Penyintas
Berdasarkan data Palang Merah Indonesia (PMI) per 21 Juli 2021, pendonor plasma konvalesen baru 60.090. Angka tersebut masih jauh dibandingkan permintaan untuk pasien covid-19. Padahal, PMI sendiri sudah menyediakan lokasi donor plasma konvalesen di 41 titik di seluruh Indonesia.
Terlepas dari jumlah itu, masih banyak juga pertanyaan yang beredar di kalngan masyarakat seputar hal-hal yang tidak boleh dilakukan sebelum mendonorkan plasma konvalesen. Salah satunya, 'Apakah benar sebelum donor plasma konvalesen, calon pendonor tidak disarankan bahkan dilarang mengonsumsi makanan berminyak?'
Menjawab pertanyaan tersebut, Ketua Bidang Pengembangan Unit Donor Darah PMI Pusat Dokter Linda Lukitari Waseso menerangkan bahwa benar calon pendonor tidak disarankan makan makanan berminyak sebelum mendonorkan plasma konvalesen.
Baca juga: Mau Jadi Pendonor Plasma Konvalesen, Kenali Dulu 7 Syaratnya
Kenapa begitu?
"Memang benar, calon pendonor plasma konvalesen tidak boleh mengonsumsi makanan yang banyak minyak. Sebab, itu akan memengaruhi kualitas plasma konvalesennya," terang dr Linda dalam sesi talkshow di Live Instagram MNC Peduli belum lama ini.