Baca Juga : Varian Delta Plus Ditemukan di Indonesia
Lebih lanjut, dr Dicky menjelaskan kalau varian Delta Plus ini hampir sama dengan Delta biasa. Varian ini disebut sebagai Delta Plus karena ada mutasi K417N yang dimiliki Delta. Ini juga bukanlah hal yang baru sebab mutasi K417N ini juga ada di varian Beta. Penemuan Delta Plus ini juga membuat kekhawatiran dengan adanya potensi Indonesia memiliki varian lokal yang berbahaya.
“Penemuan Delta Plus ini adalah kabar buruk bahwa situasi yang sebenarnya di masyarakat jauh dari apa yang dilihat dari angka statistik. Ini bisa lebih buruk bila terjadi di luar Jawa, dan kita masih bisa menghadapi dampak buruknya dengan beban di faskes dan juga angka kematian. Delta Plus ini lebih berbahaya karena penyebarannya efektif dan lebih kuat mengikat di sel paru, serta adanya potensi menurunkan respon antibodi,” tuntasnya.
(Helmi Ade Saputra)