Pulau Ini Buka Jalur Alam di Hutan Pinus untuk Pengunjung Tanpa Alas Kaki

Agregasi VOA, Jurnalis
Senin 19 Juli 2021 07:00 WIB
Ilustrasi jalan tanpa alas kaki (AFP via VOA Indonesia)
Share :

Sebuah penanda menjelang setiap bagian permukaan baru memberitahu pengunjung apa yang akan mereka hadapi, berikut rincian mengenai manfaat kesehatan dari berjalan di atas permukaan semacam itu.

Bagi sebagian orang, melewati jalur seperti ini merupakan ujian bagi ketahanan tubuh. Seorang pengunjung lainnya yang bernama Natalya mengemukakan, pada awal perjalanan ia merasa kakinya begitu sakit, terutama ketika melangkah di atas potongan besar batu granit. Tetapi semakin jauh melangkah, ketika ia merasa mulai terbiasa, ia mengatakan kakinya terasa lebih rileks.

Pakar refleksologi menyatakan ada lebih dari 7.000 ujung saraf di setiap kaki manusia, yang terhubung ke titik-titik tekanan. Titik tekanan ini terhubung ke bagian-bagian tubuh yang berbeda.

Menstimulasi titik tekanan itu diyakini memiliki efek penyembuhan secara umum, meningkatkan sirkulasi darah, bahkan selera makan.

Aleksandr Milyaev, yang berpengalaman sebagai terapis pijat selama 27 tahun, membenarkan bahwa berjalan dengan bertelanjang kaki membantu meningkatkan daya tahan, kekuatan tubuh, dan memperbaiki kondisi psikologis seseorang. Berjalan dengan bertelanjang kaki sekitar 30 hingga 40 menit di permukaan yang tidak rata dapat membantu menenangkan diri.

Jalan setapak di jalur di Pulau Elk ini dapat diselesaikan sekitar 1,5 jam.

(Salman Mardira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya