BNPB Bantah Disebut Larang WNI WNA Lakukan Tes Pembanding

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Jum'at 16 Juli 2021 17:36 WIB
Pandemi Covid-19 (Foto: Fierce )
Share :

Koordinator Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kemenkes, dr. Imran Prambudi, MPH menjelaskan, ada tiga laboratorium yang ditunjuk pemerintah dan sudah tersertifikasi dan terstandarisasi oleh kementerian kesehatan. Artinya kalau sudah masuk dalam list ini, kualitasnya sudah terjaga dan SOP-nya sudah benar.

“Untuk melakukan tes pembanding itu adalah sampel yang sama. Harus diambil pada saat yang bersamaan, tetapi diperiksa ke laboratorium yang berbeda, bisa ke tiga atau empat laboratorium. Intinya kalau misalnya diambil sampelnya hari ini, kemudian besok malam keluar hasilnya, dan mau melakukan swab lagi pada keesokan harinya lagi, ini kami sebutnya swab ulang, bukan swab pembanding,” ucap Imran.

Dokter Imran menjelaskan bahwa tes pembanding ini tidak menutup kemungkinan seseorang mendapatkan hasil yang berbeda. Sebab banyak sekali faktor yang menentukan perbedaan terhadap hasil tes pembanding yang dilakukan antara laboratorium yang berbeda.

“Kalau menurut ahli, itu akan sangat mungkin berbeda. Karena alat PCR-nya beda, reagen yang berbeda, belum lagi saat pengambilan swab, misal kurang dalam, dan ada yang terlalu dalam. Itu juga akan mendapatkan hasil yang berbeda. Jadi semua kemungkinannya pasti ada. Cuman seberapa besar, kita belum tahu,” tuntasnya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya