BANYAK orang yang masih bingung dengan penggunaan antivirus dalam pengobatan Covid-19, khususnya mereka para pasien Covid-19 gejala ringan atau tanpa gejala. Apakah obat antivirus boleh diminum atau tidak?
Menjawab kegelisahan tersebut, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Paru, dr Raden Rara Diah Handayani, SpPD-KP menerangkan, untuk pasien tanpa gejala, dipanduan Badan Kesehatan Dunia (WHO) pasien tidak diberikan antivirus.
"Namun, pada panduan lain, obat antivirus bisa diberikan pada pasien Covid-19 sejak awal terkonfirmasi pada semua derajat kasus, baik itu tanpa gejala, ringan, sedang," paparnya di webinar D'RoSSI Open Lecture #10 'Bersikap Tenang di Puncak Pandemi', Jumat (16/7/2021).
Tapi, kata Dokter Diah, ada masalah utama yang mesti diperhatikan juga oleh masyarakat bahwa ketersediaan obat antivirus menjadi pertimbangan dokter memberikan obat antivirus ke pasien Covid-19 tanpa gejala atau gejala ringan.