Selain itu, pemerintah juga akan memanfaatkan penggunaan oksigen konsentrator. Alat tersebut disebut dapat digunakan di rumah maupun rumah sakit.
“Ini adalah alat kecil yang hanya membutuhkan listrik dan kita bisa pasang di rumah maupun tempat tidur rumah sakit untuk supply oksigen dengan kapasitas 10 liter atau 5 liter per menit, sehingga cukup untuk tempat tidur isolasi,” ujarnya.
Dia mengatakan, pemerintah juga berencana untuk membeli sekitar 20-30 ribu oksigen konsentrator yang bisa menyediakan sekitar 600 ton oksigen per hari untuk rumah sakit. “Dan (ini) bisa kita pinjamkan ke rakyat yang membutuhkan,” kata Menkes Budi.
(Dyah Ratna Meta Novia)