SELEBRITI Artika Sari Devi mengungkapkan bahwa anaknya yang pertama belum lama ini mendapatkan vaksin Covid-19. Ia pun merasa bangga dengan keputusan anaknya tersebut.
Tapi, apa alasan Artika Sari Devi memberikan izin kepada anaknya untuk divaksin Covid-19?
"Bagi saya itu merupakan bagian dari hak dasar seorang anak mendapatkan perlindungan dasar kesehatan. Selain itu, ini juga cita-cita bersama yaitu terbentuknya herd immunity," kata Artika saat diwawancarai di Live Instagram Ikatan Dokter Anak Indonesia, Rabu (14/7/2021).
Ia menjelaskan, anak-anak juga merupakan komunitas yang penting untuk dilindungi saat ini, termasuk kelompok yang cukup berpengaruh dalam menciptakan herd immunity.
"Jadi, aku selalu ingatkan ke anak-anak, tidak hanya disiplin menjalankan 5M, vaksinasi juga punya andil besar sebagai senjata kita bersama-sama melewati pandemi," terangnya.
Baca Juga : Daftar Lokasi Layanan Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Usia 12-17 Tahun
Ada dampak yang luar biasa dirasakan Artika seusai anaknya divaksin. Menurut penuturannya, tak hanya fisiknya yang kini terlindungi, tetapi mental anaknya jadi lebih baik.
"Jadi, setelah divaksin, tidak hanya mendapatkan perlindungan fisik, tapi mental anakku jadi merasa lebih nyaman, karena rasa cemas bukan hanya dialami orang dewasa tapi anak-anak juga,' ungkapnya.
"Dengan vaksin ini, saya beri pemahaman ke si anak untuk belajar merasa aman dan nyaman. Kami sebagai orangtua juga memberi tahu pengalaman kami usai divaksin, termasuk soal efek samping dan kami jelaskan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Munculnya efek samping itu tidak begitu berbahaya dibanding risiko kalau tidak divaksin," katanya.
Lalu, apa KIPI yang dialami anak Artika Sari Devi usai menerima vaksin Covid-19?
Sebelum menjelaskan lebih lanjut, Artika menerangkan bahwa anaknya memang bertanya mengenai efek samping tersebut dan dia punya cara yang cukup bijak menjawab hal tersebut.
"Selama ini, sih, kalau mama baca dari literasi dan artikel IDAI, semua (efek samping) dalam batas normal dan tentu ini kembali ke kondisi tubuh masing-masing," katanya.
Dari pemahaman itu, Artika mengatakan si anak semakin yakin untuk menerima vaksin Covid-19. Dan terkait dengan KIPI, anaknya hanya mengalami ngantuk.
"Anak saya dapat vaksin Covid-19 itu siang hari, nah, sorenya dia lapor cuma ngerasa ngantuk dan KIPI lokal di daerah bekas suntikan merasa pegal," ujarnya.
(Helmi Ade Saputra)