Bicara Sendirian di Masa Pandemi Ternyata Buat Kita Lebih Sehat

Antara, Jurnalis
Rabu 14 Juli 2021 20:33 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

BERBICARA sendiri mungkin bisa dianggap mengalami gangguan kejiwaan atau kesehatan mental. Tapi jangan salah, bicara sendirian bisa sangat bermanfaat bagi tubuh loh, apalagi di tengah pandemi Covid-19.

Berbicara dengan diri sendiri atau selftalk, malah bisa membuat pola pikir yang positif. Selain tubuh, memang otak harus juga dilatih agar sehat lantaran menjadi pusat dari tubuh manusia adalah otak.

Dokter Stephanus Putra Nurdin, MedHyp yang berpraktik di RSIA Budhi Jaya dan Columbia Asia Hospital Pulomas menjelaskan bahwa selftalk yang dilakukan berulang dapat menstimulasi otak menjadi sugesti, baik itu positif maupun negatif.

"Selftalk itu bahasa gampangnya ya ngomong sendiri. Tapi kalau diulang-ulang, perkataan itu bisa menjadi kenyataan karena akan menjadi sugesti, kalau minum obat atau vitamin ini itu tapi selftalk-nya negatif ya percuma," ujar Stephanus.

Lebih lanjut dokter Ivan menjelaskan, mendengar dibagi menjadi dua bagian yaitu pada pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Namun, masih banyak orang yang belum menyadari bahwa pikiran bawah sadar lebih dominan dibandingkan dengan pikiran sadar manusia.

 

"Kalau kita mengenal pikiran bawah sadar kita, sebenarnya 88 persen atau 90 persen pikiran bawah sadar itu menguasai hidup kita setiap hari," kata dokter Ivan.

Oleh sebab itu, apapun yang dikatakan pada diri di pikiran bawah sadar akan langsung terprogram di dalam otak. Pasalnya, banyak orang berpikir bahwa mendengar hanya berasal dari perkataan orang lain.

"Faktanya saat Anda berbicara pada diri sendiri maupun orang lain, diri Anda-lah yang paling pertama mendengar dan memproses kata-kata tersebut," jelas Ivan.

Dokter Ivan juga mengungkapkan bahwa kondisi sekarang ini menyebabkan banyak orang merasa khawatir. Bahkan, tidak sedikit orang yang pasrah dengan keadaan. Sehingga pada akhirnya, tanpa disadari hal tersebut dapat menimbulkan selftalk negatif.

"Di kondisi Covid-19 ini kan banyak yang bilang, 'aduh ntar jangan-jangan gue kena juga nih'. Atau ada juga yang mengatakan 'ya sudah deh pasrah kalau kena'. Kalau ngomong terus setiap hari seperti itu, di situlah mulai daya tahan tubuhnya turun," ujar dokter Ivan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya