BPOM: KIPI Vaksin AstraZaneca Relatif Kecil, 1 Berbanding 1 Juta

Novie Fauziah, Jurnalis
Kamis 15 Juli 2021 03:03 WIB
Kepala BPOM Penny K Lukito. (Foto: Instagram @bpom_ri)
Share :

KEPALA Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito menjelaskan terkait kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI) Vaksin AstraZeneca. Ia mengatakan sejauh ini vaksin covid-19 produksi AstraZeneca sudah mulai diberikan kepada masyarakat Indonesia.

"Tentunya kami mengikuti berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, dan yang terkait dengan KIPI, tentunya ini yang akan dikoordinasikan dengan Komnas (KIPI)," kata Penny dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI dengan BPOM dan Kemenkes secara virtual, seperti dikutip dari siaran kanal YouTube DPR RI, Rabu 14 Juli 2021.

Baca juga: Daftar 6 Jenis Vaksin Covid-19 di Indonesia Beserta Dosis dan Cara Pemberiannya 

Ia melanjutkan, apabila KIPI itu dikaitkan dengan analisis pengkajian, maka akan dilakukan pengkajian kembali terhadap produk tersebut.

"Apakah perlu untuk menarik suatu produk vaksin? Saya kira dengan hasil yang ada sampai dengan saat ini (KIPI) Astrazaneca sangat jarang," terangnya.

Baca juga: Mungkinkah Dapat Vaksin Covid-19 Merek Berbeda Jika Terpapar Setelah Divaksin? 

Penny melanjutkan, persentase jumlah KIPI Vaksin AstraZaneca hingga kini terbilang kecil, yakni sekira 1 berbanding 1 juta. Sementara manfaatnya untuk melindungi dari wabah covid-19 lebih banyak.

"Manfaatnya masih dianggap besar dibandingkan risiko dalam penggunaan vaksin lainnya," pungkas dia.

(Hantoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya