Kedua, pemerintah mengupayakan meminta bantuan kepada para perusahaan besar dan industri yang memiliki kelebihan suplai oksigen (access capacity). Diperkirakan jumlah oksigen yang bisa diperoleh melalui jalur ini bisa mencapai 360 hingga 460 ton per hari.
Baca juga: Menkes: Penambahan 10 Juta Dosis Sinovac untuk Capai 2 Juta Vaksinasi per Hari
"Langkah ketiga, pemerintah akan mengimpor banyak oksigen konsentrator. Di mana ini adalah alat kecil yang harganya antara USD600 sampai 800 (Rp8,6 hingga 11,5 juta) untuk dipasang di rumah sakit dan di rumah pribadi untuk memproduksi oksigen dari udara. Yang penting harus ada koneksi listrik saja," paparnya.
Menkes Budi berharap dengan tiga strategi tersebut masalah suplai oksigen untuk masyarakat bisa segera teratasi.
(Hantoro)