Kini, ia mencatat ada 30 desa wisata yang resmi terbentuk dan 555 hotel dan penginapan yang masih bertahan saat pandemi, meski tingkat kunjungannya rendah lantaran ada pembatasan aktivitas masyarakat melalui berbagai kebijakan.
"Salah satu strategi pembangunan sistem tata kelola pariwisata adalah meningkatkan peran dan pengembangan wisata desa. Oleh karena itu Pemkab Bogor terus mendorong pengembangan pariwisata dan memacu agar seluruh desa mengembangkan potensi wisata di daerah masing-masing baik itu wisata alam, eduwisata, atau wisata buatan," terang Ade Yasin.
Menurutnya, Pemkab Bogor giat mendorong desa untuk membangun, karena desa sebagai pengungkit kebangkitan Kabupaten Bogor.
Sebagian besar kekayaan dan potensi wisata Kabupaten Bogor berada di 416 desa yang tersebar di 40 kecamatan.
(Salman Mardira)