Masyarakat Diminta Lebih Peka Menyaring Informasi soal Covid-19

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Minggu 11 Juli 2021 13:07 WIB
Pandemi Covid-19 (Foto: Chilliwack)
Share :

“Infodemik ini bisa lebih berbahaya daripada pandemik. Bahayanya adalah kepanikan massal yang tidak perlu, sehingga pada akhirnya merugikan kita sendiri. Jadi ada warga panic buying terhadap masker, vitamin, oksigen. Barang menjadi langka dan harga meningkat tajam,” kata Jojo usai mendapat anugerah penghargaan tokoh PR Berpengaruh dari MAW Talks Awards. Ia melanjutkan, kondisi saat ini masyarakat justru butuh kewarasan berpikir karena kabar buruk terus melanda.

"Angka korban Covid-19 yang sebelumnya terlihat sebagai angka statistik kini menjadi lebih nyata dan relevan karena yang wafat kini adalah orang-orang terdekat," tambah Jojo.

Perasaan gelisah dan takut ditambah ketidaktahuan harus melakukan apa dan dengan cara apa, diperparah dengan asupan informasi salah dan negatif yang membludak. Hal ini tidak bisa dibiarkan dan harus dilawan dengan fakta yang benar dan positif.

“Berita yang salah dan negatif kalau bertubi-tubi datang tanpa dikoreksi maka akan dianggap masyarakat sebagai kebenaran. Padahal kecemasan dan khawatir masyarakat harus dikelola agar imunitas tidak turun,” tegas Jojo.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya