Kebutuhan Oksigen Pasien Covid-19 Perlu Dipenuhi Pemerintah dan Swasta

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Jum'at 09 Juli 2021 16:21 WIB
Kebutuhan oksigen pasien Covid-19 (Foto: Unicef)
Share :

LONJAKAN pasien Covid-19 yang terjadi di mana-mana menyebabkan semakin meningkatnya kebutuhkan oksigen. Apalagi jumlah pasokan oksigen di rumah sakit makin terbatas, bahkan dokter sampai memilah-milah pasien mana saja yang butuh oksigen.

Antara jumlah kebutuhan oksigen dan pasokan tabung oksigen sendiri juga kurang seimbang. Akibatnya banyak pasien Covid-19 yang tak mendapatkan suplai tabung oksigen.

 

Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedi Permadi dalam siaran langsung Keterangan Pers Harian PPKM Darurat melalui akun Youtube BNPB menjelaskan, penambahan kasus yang tinggi setiap harinya membuat kebutuhan suplai oksigen diperkirakan mencapai 1.700 ton oksigen per hari sampai tanggal 20 Juli mendatang.

Berbanding lurus dengan kebutuhan suplai oksigen di atas, maka juga akan dibutuhkan sekitar 4.700 konsentrator oksigen untuk pemenuhan kebutuhan tersebut. Oleh karena itu, baik pemerintah maupun pihak swasta perlu berkerja sama guna menyediakan tabung oksigen yang dibutuhkan masyarakat.

Influencer Kesehatan Sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adaa’i menjelaskan beberapa alasan yang membuat pasokan tabung oksigen menjadi langka saat ini. Sebab banyak orang yang tidak dapat tempat di rumah sakit memutuskan untuk membeli oksigen sendiri.

"Alhasil kelangkaan oksigen ini bisa terjadi karena memang habis pasokan di rumah sakit, dan bisa pula karena oksigen yang diperjualbelikan di masyarakat," katanya belum lama ini.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya