Terpapar Covid-19, Prof Ari Alami Gejala Ringan tapi Nilai CT Rendah

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Kamis 08 Juli 2021 08:34 WIB
Ilustrasi covid-19. (Foto: Freepik)
Share :

SEBAGIAN orang mungkin sudah cukup familier dengan angka cycle treshold atau CT Value yang biasanya dilampirkan di hasil pemeriksaan PCR swab SARS-CoV2 terkait covid-19. Makin kecil angka CT Value, diasumsikan makin banyak virus di dalam tubuh.

Dikarenakan banyak virus dalam tubuh, mereka yang mengasumsikan nilai CT rendah akan beranggapan makin parah gejala yang diidap pasien covid-19 tersebut.

Baca juga: Prof Ari Ungkap Rahasia Cepat Sembuh dari Covid-19 dalam 7 Hari 

Tapi, hal itu tidak terjadi pada tubuh Profesor Ari Fahrial Syam, praktisi kesehatan yang merupakan guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). Saat terpapar covid-19 beberapa waktu lalu, ia menceritakan kalau CT Value-nya tidak sejalan dengan gejala.

"CT Value saya saat terpapar covid-19 belum lama ini adalah 14,3," terang Prof Ari di kanal YouTube pribadinya yang diunggah pada Selasa 6 Juli 2021.

Di sisi lain, ia menceritakan kalau gejala yang dialami saat terinfeksi covid-19 mirip dengan seseorang yang mau terinfeksi flu.

"Saya mengeluhkan pegal-pegal linu, ada meriang tapi suhunya tidak naik. Besoknya pegalnya masih dan saya mulai merasakan panas di hidung. Bersin-bersin ada, tapi enggak pilek," paparnya.

Baca juga: 5 Kebiasaan Orang Jepang yang Bikin Mereka Panjang Umur 

Dengan kondisi seperti itu, awalnya Prof Ari memutuskan bedrest karena beranggapan, "Jika ini flu maka akan sembuh dengan istirahat total. Tapi, kenyataannya tidak berubah, pegal-pegalnya masih ada sampai hari ketiga."

Nah, di hari keempat, dia memutuskan untuk PCR Test dan sorenya dinyatakan positif covid-19 dengan CT Value 14,3 tersebut. Segera dia menghubungi sekretaris untuk melakukan tracing terhadap orang-orang yang kontak erat dengannya.

"Alhamdulillah, semua yang kontak erat hasilnya negatif. Ini artinya mereka menjalankan prokes dengan amat baik karena saya tidak menularkan virus ke mereka," katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya