Sama dengan sebelumnya, nilai CT yang besar juga tidak bisa disimpulkan bahwa sudah sembuh dari Covid-19. Jika masih ada gejala, pasien tersebut masih berpotensi untuk menularkan virus ke orang lain.
"Nilai CT tinggi dapat menandakan bahwa masa infeksi hampir berakhir atau justru baru memasuki tahap awal infeksi. Masa infeksius pasien harus dievaluasi dari perjalanan alamiah penyakit," imbuhnya.
Dari penjelasan tersebut, dr. Fajri pun memberikan tiga kesimpulan yang bisa diambil mengenai nilai CT, yakni:
1. Menginterpretasikan nilai CT tidak dapat dilakukan sendiri, namun wajib didampingi oleh dokter yang merawat.
2. Hasil tes PCR, tidak harus melampirkan nilai CT.
3. Nilai CT tidak menunjukkan status infeksius pasien, derajat keparahan penyakit, dan tidak mencerminkan jumlah virus di tubuh.
(Helmi Ade Saputra)