ARTIS sekaligus politikus Partai Demokrat Jane Shalimar meninggal dunia pada hari ini, Minggu 4 Juli 2021, sekira pukul 06.40 WIB. Ia wafat dalam usia 41 tahun saat dalam perawatan di rumah sakit melawan covid-19 yang diderita.
Ketika terinfeksi covid-19, Jane Shalimar sempat mengalami saturasi oksigen menurun. Sang sahabat, Olive, menjelaskan saturasi oksigen Jane sebelumnya sangat rendah yakni di angka 82.
Baca juga: Jane Shalimar dalam Kenangan, Tampilan Wajah Cantiknya Selalu Jadi Inspirasi
Kabar Jane yang sedang kritis sebelumnya diketahui datang dari pesan berantai. Dia juga dikabarkan kehabisan oksigen di rumah sehingga cepat-cepat dilarikan ke rumah sakit. Jane dinyatakan positif covid-19 sejak 24 Juni silam.
Sekadar diketahui, saturasi oksigen adalah nilai yang digunakan sebagai tolok ukur kesehatan untuk mengukur besarnya kadar oksigen di dalam darah. Kemudian mengetahui tingkat persentase hemoglobin yang terikat oksigen atau oksihemoglobin di dalam darah.
Secara garis besar, saturasi oksigen dapat diartikan sebagai tingkat persentase hemoglobin yang terikat oksigen atau oksihemoglobin di dalam darah.
Seseorang dikatakan memiliki kadar oksigen tinggi apabila memiliki tekanan parsial oksigen di atas 120 mmHg. Sementara saturasi oksigen orang normal ada di kisaran 95 hingga 100 persen dengan tekanan parsial antara 80 sampai 100 mmHg.
Baca juga: Sebelum Meninggal, Jane Shalimar Alami Pneumonia hingga Saturasi Oksigen Menurun
Sedangkan kadar oksigen rendah ada di bawah 95 persen dengan tekanan parsial di bawah 80 mmHg. Lantas, apa yang harus dilakukan jika saturasi oksigen seseorang menunjukkan angka 94 persen?
Influencer kesehatan sekaligus dokter umum dr Adrian Setiaji membagikan unggahan video di akun TikTok pribadinya @doktermedok mengenai cara meningkatkan saturasi oksigen di bawah 94 persen.