Obat IVIG Dibanderol Sangat Mahal, Manjurkah Atasi Covid-19?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Minggu 04 Juli 2021 07:34 WIB
Ilustrasi covid-19. (Foto: Okezone)
Share :

SEJAK Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan daftar harga eceran tertinggi (HET) 11 obat yang paling sering digunakan untuk terapi penyembuhan covid-19, nama Intravenous Immunoglobulin (IVIG) menarik perhatian karena dibanderol sangat mahal. Bahkan, IVIG 10 persen 50 mililiter infus dalam bentuk vial dihargai paling mahal mencapai Rp6.174.900.

Tentunya banyak masyarakat penasaran, apakah dengan harga yang sangat mahal itu IVIG mampu memberikan penyembuhan yang cepat apabila diberikan kepada pasien covid-19?

Baca juga: Mengenal IVIG, Obat Terapi Penyembuhan Covid-19 dengan Harga Jutaan Rupiah 

Terkait hal ini, influencer kesehatan sekaligus dokter relawan covid-19 Muhamad Fajri Adda'i mengatakan dampak mengenai penggunaan IVIG saat ini masih dalam penelitian lebih lanjut. Sebab, uji secara besar memang belum dilakukan.

"Kemanjuran IVIG saat ini hanyalah berdasarkan pada retrospektif (orang sudah pakai dan melihat hasilnya). Beberapa laporan kasus menyebut IVIG bagus. Itulah mengapa beberapa orang mencoba menggunakannya," terang dr Fajri kepada MNC Portal, Sabtu 3 Juli 2021.

Baca juga: Dokter Relawan Covid-19 Ungkap Penyebab Obat IVIG Berharga Mahal 

Lebih lanjut dr Fajri menjelaskan bahwa IVIG digunakan untuk pasien dengan kondisi covid-19 berat. Di mana dokter, klinisi, atau keluarga pasien akan mengusahakan cara apa pun yang ada. Berbeda dengan ivermectin yang saat ini juga sering digunakan dalam terapi penyembuhan covid-19. Bedanya, ivermectin digunakan untuk pasien covid-19 bergejala sedang dan bukan berat.

"Selain itu penelitian tentang ivermectin sudah banyak, bahkan sampai meta analisisnya, menyatakan belum terbukti. Kalau IVIG masih proses on going, ivermectin sudah banyak studinya, dan saat ini kita tidak bisa mengomparasi ivermectin dengan IVIG," tuntasnya.

(Hantoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya