Pesona Goa Batu Cermin, Wisata Alam Eksotis Penyangga Labuan Bajo

Antara, Jurnalis
Sabtu 26 Juni 2021 12:02 WIB
Goa Batu Cermin di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT (Foto Okezone.com)
Share :

PANTULAN sinar matahari menembus sela-sela pohon bambu berduri, biasa disebut masyarakat setempat dengan To'e, yang tumbuh rapat di sepanjang jalan setapak, menghadirkan kesan kagum wisatawan dalam perjalanan menuju Goa Batu Cermin.

Goa Batu Cermin, yang berlokasi sekitar 20 menit dari Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ini menjadi salah satu obyek wisata yang ditata pemerintah pusat dalam mendukung Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super premium.

Penataan Goa Batu Cermin yang masuk dalam program pembangunan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo itu dilakukan melalui pembangunan sejumlah fasilitas seperti kantor pengelola, loket, kafetaria, area parkir, auditorium, pusat informasi, jalur treking, dan toilet.

 Baca juga: 6 Tempat Wisata di NTT yang Keren Abis, Pantai Pink hingga Gurun Pasir

Selain itu, ada pembangunan amfiteater dan rumah budaya untuk mendukung kegiatan seni dan budaya lokal di area Goa Batu Cermin.

Tidak sampai 10 menit berjalan menyusuri jalan setapak yang dipenuhi pohon bambu berduri itu, para pengunjung diarahkan oleh pemandu untuk mengunjungi terlebih dahulu obyek wisata Batu Payung yang terletak di sisi kiri jalan dengan berjalan sekitar kurang lebih tiga menit.

 

Goa Batu Cermin (Okezone)

Selepas mengunjungi Batu Payung, para pengunjung kembali menyusuri jalan setapak sekira 100 meter menuju Goa Batu Cermin.

Goa Batu Cermin berada di dalam batuan kapur yang berdiri tegak, menjulang tinggi hingga 75 meter dengan lebar sekitar 300 meter persegi.

Sail Komodo

Goa yang berada dalam kawasan sekitar 19 hektare ini sesungguhnya telah dibuka dan dijadikan sebagai kawasan wisata bagi masyarakat lokal sejak tahun 1985.

Saat itu, tidak ada pungutan apapun bagi setiap warga lokal ataupun wisatawan yang mengunjungi kawasan itu pada hari libur maupun hari-hari biasa.

Namun sejak tahun 1990, pemerintah daerah mulai menetapkan tarif masuk ke kawasan itu sebesar Rp2.000 per orang.

Baca juga: Explore Komodo, Pulau Eksotis di Timur Indonesia

Objek wisata ini pun semakin dikenal wisatawan nusantara maupun mancanegara ketika Pemerintah Indonesia menggelar Sail Komodo di Labuan Bajo, ujung barat Pulau Flores, pada 2013.

 

Goa Batu Cermin (Okezone)

Sejak itu pula, setiap hari rata-rata lebih dari 100 orang wisatawan mengunjungi area wisata Goa Batu Cermin.

Bahkan kini untuk mengunjungi obyek wisata Goa Batu Cermin, para pengunjung sudah dapat memesan tiket secara daring. Kode pemesanan kemudian diserahkan kepada petugas di loket dan dibayarkan melalui uang digital.

"Kami sedang mempersiapkan satu super aplikasi JPHub atau jaringan pariwisata hub, yang kita harapkan menjadi aplikasi super dalam mendorong dan mendukung digitalisasi pariwisata," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny G. Plate.

"Khusus di Labuan Bajo ini didukung betul, baik oleh ekosistem ada Telkom, Bhakti dan pembayarannya didukung Bank Indonesia melalui QRIS," katanya usai meresmikan penggunakan karcis daring masuk di kawasan wisata Goa Batu Cermin.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya