Belum Disetujui, Warga Singapura Rela Bayar dan Antri Divaksin Sinovac

Pradita Ananda, Jurnalis
Kamis 24 Juni 2021 14:59 WIB
Antri divaksin Sinovac (Foto: SCMP)
Share :

BELUM disetujui oleh regulator kesehatan Singapura, nyatanya tak menghalangi warna Singapura untuk antri bahkan mengeluarkan uang untuk bisa divaksin dengan menggunakan vaksin Covid-19 buatan Sinovac.

Contohnya pada Jumat akhir pekan lalu, terlihat banyak orang yang mengantri di suatu klinik kesehatan berlokasi di Bedok, distrik bagian Timur Singapura. Terlihat, antrian pendaftaran vaksin Sinovac tersebut, didominasi oleh warga dari kelompok orang lanjut usia dan warga berkebangsaan Cina.

 

Salah satunya, Sun Yan Hui, penduduk Singapura yang asli berasal dari Harbin, Cina. “Saya dari Cina, dan saya mencintai negara saya. Pastinya saya akan ambil vaksin Sinovac,” ujar perempuan berusia 50 tahun tersebut.

Untuk penggunaan vaksin Sinovac, diketahui pada Rabu lalu pihak berwenang Singapura telah merilis daftar 24 institusi perawatan kesehatan swasta yang dapat mengelola 200.000 dosis vaksin Sinovac, yang mana sudah tiba di Singapura sejak Februari 2021.

Sementara Sinovac belum diberikan peraturan persetujuan untuk digunakan di negara kota, pemerintah sekarang mengizinkan warga Singapura untuk memilih vaksin alternatif selain vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna yang telah disetujui. Para penduduk yang memilih vaksin Sinovac, diketahui harus membayar biaya sekitar 10 hingga 25 Dollar Singapura atau sekira Rp107.423 sampai Rp268.559

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya