Usai Pecahkan Rekor Pendakian Everest, Wanita Ini Tak Bisa Pulang ke Negaranya

Agregasi VOA, Jurnalis
Rabu 23 Juni 2021 13:05 WIB
Tsang Yin Hung, perempuan pemecah rekor pendakian tercepat Gunung Everets (Reuters)
Share :

TSANG Yin-Hung (44), pendaki pencetak rekor asal Hong Kong dan puluhan pendaki dari China terdampar di Nepal akibat pembatasan terkait pandemi COVID-19 yang diterapkan China. Yin-Hung pernah mencetak waktu tercepat pendakian Gunung Everest oleh pendaki perempuan.

Nepal telah mengalami lonjakan kasus COVID-19 termasuk di base camp Everest yang mendorong beberapa negara untuk melarang perjalanan dari sana. Angka positivity rate harian di Nepal mencapai lebih dari 24 persen, termasuk yang tertinggi di dunia saat ini.

Baca juga: Pandemi Belum Usai, Gunung Everest Malah Dipadati Pendaki Asing

Pembatasan perjalanan diberlakukan setelah musim pendakian dimulai dan ada wabah baru di Nepal.

Tsang yang mendaki Gunung Everest dalam waktu 25 jam dan 50 menit pada 23 Mei 2021, mengatakan pulang ke negaranya tampak lebih sulit daripada pendakiannya ke puncak 8.848,86 meter.

“Saya pikir pendakian ke puncak bagi saya adalah mungkin dan dapat dicapai,” katanya kepada Reuters di hotelnya di Kathmandu baru-baru ini.

“Tapi pulang (sepertinya) tak ada harapan. Tidak ada cara untuk pulang.”

Baca juga: Pendaki Everest Positif Corona, Keputusan Nepal Buka Jalur Pendakian Dikritik

Pejabat Nepal mengatakan mereka telah mengizinkan dua penerbangan mingguan dari China, tetapi penerbangan tersebut tidak beroperasi.

Kedutaan China di Kathmandu tidak segera menanggapi email Reuters tentang kurangnya penerbangan.

"Tidak ada penerbangan (dari Nepal) ke tempat mana pun di China atau Hong Kong," katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya