Sampai Separah Apa, Pasien Jantung Baru Dipasang Ring?

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Senin 21 Juni 2021 12:38 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

"Proses aterosklerosis ini akan terakselerasi bila didapatkan faktor-faktor risiko, seperti tekanan darah tinggi, merokok, sakit kencing manis, hiperkolesterolemia, riwayat keluarga dengan penyakit jantung prematur, dan kebiasaan hidup tidak sehat," tambah dr Dafsah.

Menjadi catatan, pemeriksaaan EKG saat istirahat saja belum cukup untuk orang-orang yang mempunyai lebih dari satu faktor risiko jantung atau telah berumur di atas 30 tahun. Performa jantung dalam mengatasi beban kerja perlu diuji dengan pemeriksaan stress test.

Pemeriksaan stress test bisa dengan treadmill stress test, pemeriksaan stress echo (Dobutamine Stress Test) atau pencitraan lainnya. "Jika penyakit jantung koroner tidak dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup dan obat-obatan, maka diperlukan prosedur angioplasti (pemasangan ring)," sarannya.

Pada penyempitan sedang yang lebih dari satu indikasi pemasangan cincin, kata dr Dafsah, dapat dikonfirmasi dengan pemeriksaan IFR (Instant wave-free Ratio) ataupun FFR (Fractional Flow Reserve). "Ini diperlukan sehingga pemasangan ring yang tidak berindikasi dapat dihindari dan juga untuk mengurangi risiko komplikasi akibat pemasangan ring yang tidak diperlukan," ungkap dr Dafsah.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya