Studi: Koktail Antibodi AstraZeneca Kurang Efektif Cegah Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Rabu 16 Juni 2021 10:33 WIB
Ilustrasi perusahaan farmasi AstraZeneca. (Foto: Cathrin Mueller/Reuters)
Share :

KOKTAIL antibodi AstraZeneca yang sedang dikembangkan dinyatakan kurang efektif mencegah covid-19. Hasil studi menunjukkan koktail antibodi tersebut hanya 33 persen efektif mencegah covid-19.

Perlu ditekankan bahwa koktail antibodi AstraZeneca ini berbeda dengan vaksinnya yang bahkan terbukti 90 persen mencegah varian delta. Varian delta covid-19 sendiri kini menghantui banyak negara, termasuk Indonesia.

Baca juga: Vaksin AstraZeneca Bermanfaat bagi Lansia 

Uji coba terhadap 1.121 sukarelawan dewasa bertujuan melihat apakah koktail antibodi ini dapat melindungi orang yang baru saja kontak dengan virus SARS-CoV2 seperti di panti jompo. Pihak AstraZeneca menyatakan sedang menjalankan studi lain tentang obat yang dapat membantu mengklarifikasi temuan ini.

"Hasil ini merupakan pukulan berat bagi AstraZeneca karena koktail antibodi buatan mereka digadang-gadang akan sesukses vaksin covid-19. Terlebih, perusahaan GlaxoSmithKline Plc berhasil menciptakan koktail antibodi yang kini telah disetujui untuk orang berisiko terkena penyakit parah atau tidak dapat divaksin," terang laporan Live Mint, Rabu (16/6/2021).

Baca juga: Hasil Investigasi BPOM Pastikan Vaksin AstraZeneca CTMAV547 Dapat Digunakan Lagi 

Jadi, bagaimana studi berjalan?

Penelitian ini dilakukan di Amerika Serikat dan Inggris, menunjukkan hasil 23 sukarelawan yang mendapat koktail AZD7442 mengembangkan gejala covid-19 setelah terpapar penyakit, dibandingkan 17 kasus pada kelompok plasebo.

Dua kali lebih banyak peserta mendapat antibodi, tetapi perbedaan antara kedua kelompok tidak dianggap signifikan secara statistik. Koktail ditoleransi dengan baik oleh para peserta.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya