PULAU Curaçao di Kepulauan Karibia, Amerika Utara bersiap untuk mencabut pembatasan terkait COVID- 19, dan juga akan membuka tempat wisatanya untuk pengunjung di musim panas.
Menariknya, kali ini pembukaan pulau ini akan dirayakan dengan membagikan tiket gratis menginap di hotel kepada pengunjung.
Dengan banyaknya situs menyelam, pantai pasir putih dan hitam, serta jalur hiking, Curaçao siap menjadi tuan rumah bagi wisatawan dengan menawarkan mereka menginap di hotel secara gratis selama empat malam di hotel yang berpartisipasi untuk perjalanan dari 19 Juni hingga 30 Oktober 2021.
Baca juga: Pariwisata Bali Dibuka Kembali, Sandiaga Uno Berharap Usaha Ibu Trias dan Ibu Kadek Bangkit Lagi
Hal ini baru-baru saja diumumkan oleh Dewan Pariwisata Curacao. Disebutkan juga bahwa mereka yang tertarik dengan penawaran ini, harus merencanakan dengan cepat dan melakukan pemesanan sebelum 29 Juni untuk memanfaatkan promosi ini.
Tawaran tersebut datang sehubungan dengan pencabutan jam malam di seluruh pulau untuk pertama kalinya dalam lebih dari setahun. Pembatasan kapasitas bar dan restoran di luar ruangan juga telah dicabut.
Pulau ini melakukan pelonggaran pembatasan karena kasus tingkat positif COVID-19 hanya 0,15% selama tiga minggu terakhir sesuai dengan Badan Pariwisata Curacao.
Ini juga menjadi mungkin karena vaksin sudah mulai diluncurkan. Sesuai laporan, Curaçao telah memvaksinasi 86.000 orang, atau sekitar 54,6 persen dari total populasi pulau itu.
“Setelah melalui tahun 2020 yang sulit, industri perhotelan dan pariwisata melakukan segala upaya untuk membuat comeback yang agresif, sedangkan para wisatawan juga ingin berlibur musim panas ini,” kata Paul Pennicook, Ketua Dewan Pariwisata Curacao yang dilansir dari Times of India, Senin (14/6/2021).
Baca juga: Liburan ke Ancol, Ini Spot Menarik yang Wajib Dikunjungi!
Selain itu, mereka yang mencari liburan lebih lama dapat mengubah WFH menjadi Work from Paradise dengan tinggal di sana hingga enam bulan.
Namun, semua yang tiba di pulau itu akan diminta untuk menunjukkan bukti tes PCR negatif COVID-19 yang telah diambil dalam waktu 72 jam setelah keberangkatan, dan mereka juga harus membawa hasil cetaknya. Selain itu, mereka perlu menjadwalkan tes antigen cepat yang harus mereka lakukan pada hari ketiga perjalanan mereka.
(Salman Mardira)