PEMBELAJARAN Tatap Muka (PTM) akan mulai dilakukan pada Juli tahun ini, meskipun pandemi Covid-19 masih belum mereda. Meski demikian, jika tidak diizinkan oleh orangtua dan wali murid, maka PTM tidak bisa dilaksanakan.
Memang, meskipun para guru sudah mendapatkan vaksin, tapi anak-anak belum bisa diberikan vaksin Covid-19. Lantas, bagaimana orangtua dapat menjaga anak mereka dari paparan Covid-19? Tanpa vaksin, sudah pasti satu-satunya pertahanan yang bisa diberikan tubuh adalah imunitas.
Dilansir dari laman Femina India, ahli gizi fungsional Mugdha Pradhan, pendiri iThrive ada beberpa cara yang bisa dilakukan orangtua untuk meningkatkan imunitas anak-anak mereka.
Kewaspadaan Nutrisi
Sebagai orangtua, sudah menjadi tugas Anda untuk memastikan bahwa makanan sehari-hari anak Anda kaya akan berbagai nutrisi penting seperti protein, glukosa, lemak jenuh, asam lemak omega-3, vitamin D, magnesium, vitamin B kompleks, yodium, zat besi, dan lainya.
Dalam membangun sistem kekebalan yang kuat, penting untuk menghilangkan atau mengurangi gula olahan, tepung olahan, makanan olahan, minyak biji-bijian, minuman manis, kafein dalam makanan sehari-hari.
Membangun Kesehatan Usus
Ya, jika anak-anak memiliki masalah kesehatan usus atau pencernaan yang buruk, mereka secara alami rentan terhadap serangan virus atau bakteri. Pada dasarnya, karena 70 persen dari sistem kekebalan Anda terletak di usus Anda dan bertanggung jawab secara terbuka untuk merampingkan respons kekebalan tubuh.
Data menunjukkan bahwa ada sistem kekebalan mikroba usus yang bekerja bersama, berkomunikasi dengan tubuh Anda untuk membunyikan alarm saat diperlukan peningkatan pertahanan. Mikrobioma usus yang sehat adalah kunci penting untuk kesehatan anak Anda secara keseluruhan.
Merawat Kesehatan Anak
Selain menjaga pola makan yang sehat, penting juga untuk memastikan berbagai aspek kehidupan anak Anda melindungi mereka dari patogen yang mematikan. Cobalah berjemur matahari setidaknya satu jam setiap hari, dan melakukan beberapa permainan dan aktivitas di luar ruangan.
Anda juga dapat mengidentifikasi ruang di sekitar rumah, karena kemungkinan infeksi di ruang terbuka terbuka dengan udara segar minimal. Berada di luar ruangan memungkinkan anak-anak Anda mendapatkan lingkungan mikrobioma yang lebih sehat.
(Martin Bagya Kertiyasa)