Menparekraf: ASN Berkantor di Bali Salah Satu Kebijakan Pemerintah

Novie Fauziah, Jurnalis
Senin 24 Mei 2021 21:21 WIB
Sandiaga Uno (Foto: Novie/Okezone)
Share :

BALI - World From Bali akan digencarkan sebagai salah satu program untuk memulihkan tingkat pariwisata di Pulau Dewata tersebut. Termasuk ASN akan diarahkan untuk berkantor di Bali.

"ASN berkantor di Bali merupakan salah satu kebijakan yang diambil pemerintah dalam upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Sandiaga Uno saat Weekly Press Briefing di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Jakarta, Senin (24/5/21).

Lebih lanjut, Bali merupakan daerah yang paling terdampak akibat pandemi. Bahkan hingga saat ini, ketika daerah-daerah lain mulai sedikit pulih.

Baca Juga:

 PNS Work From Bali, Sandiaga: Kami Ingin Bali Bertahan

Sandiaga Uno Sebut Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Indonesia

Sandi bilang, tidak hanya ASN, pihak swasta juga diarahkan untuk dapat menggelar kegiatan atau pertemuan di daerah termasuk Bali dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

"Skema bekerja di Bali hingga saat ini masih dalam tahap untuk dirumuskan. Karena membutuhkan persiapan matang dengan memperhatikan efektifivas dan prinsip good corporate governance," terangnya.

Skema 25 persen ASN pun masih menjadi usulan yang akan dibahas dalam waktu dekat. Termasuk jenis pekerjaan apa saja, masih akan dalam tahap pembahasan.

Sandi menjelaskan, pariwisata merupakan salah satu sektor dengan tingkat multiplier effect yang tinggi. Sehingga dengan kebijakan ini juga diharapkan akan mendongkrak sektor lain seperti transportasi dan lainnya.

 

Kemudian, realisasi anggaran belanja pemerintah ini diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi, khususnya di Bali.

"Bali secara bertahap yang tumbuh minus 5,24 persen pada kuartal I dibanding pada kuartal IV tahun 2020," pungkasnya.

(Edi Hardian )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya