Sempat Dihentikan, Ketua Satgas Covid-19: Vaksin AstraZeneca Bukan untuk Usia di Bawah 30

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Jum'at 21 Mei 2021 14:32 WIB
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)
Share :

PENGGUNAAN vaksin AstraZeneca memang sempat dihentikan sementara oleh Kemenkes, menyusul kabar adanya dua orang yang meninggal pasca-mendapatkan suntikan vaksin tersebut. BPOM pun kembali mengkaji keamanan dari Vaksin asal Inggris tersebut.

Meski demikian, tidak semua vaksin AstraZeneca dihentikan. BPOM menyebut hanya batch CTMAV547 yang disetop, karena alasan kehati-hatian. Nah, ternyata vaksin ini tidak direkomendasikan untuk mereka yang berusia di bawah 30 tahun.

"Ada pertanyaan lagi kepada saya tentang AstraZeneca. Apakah boleh untuk orang di bawah 30 tahun? Saya jawab, tidak boleh," kata Profesor Zubairi Djoerban, ahli penyakit dalam subspesialis hematologi onkologi medik, dalam keterangannya di Twitter, Jumat (21/5/2021).

Pernyataan tersebut sudah mendapat izin untuk dikutip oleh MNC Portal Indonesia.

Profesor Zubairi yang juga menjadi Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tersebut menerangkan bahwa pada beberapa kejadian di Inggris mengaitkan penggunaan vaksin AstraZeneca untuk orang berusia di bawah 30 tahun dengan pembekuan darah.

"Ada 79 kasus dari 20 juta dosis vaksin, 19 di antaranya meninggal dunia," ungkapnya.

Pertanyaan lanjutan, kata Prof Beri, sapaan akrabnya, adalah apakah memakai vaksin AstraZeneca berisiko? Dia pun memberi jawaban atas pertanyaan tersebut.

"Tidak ada pengobatan atau vaksin yang bebas dari risiko. Bagi saya, vaksin AstraZeneca memberi lebih banyak manfaat daripada risiko. Namun, untuk mereka yang berusia di bawah 30 tahun, vaksin lain mungkin pilihan yang lebih baik," tuturnya.

Prof Beri menambahkan, sejak April lalu, Inggris pun hanya memberi vaksin AstraZeneca untuk mereka yang berusia di atas 30 tahun. "Bagi mereka yang di bawah 30, pemerintahnya memberikan alternatif untuk menggunakan vaksin jenis lain," tegasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya