Kolaborasi Mister Aladin dan Kemenparekraf Kembangkan Pariwisata Sulawesi Utara

MNC Portal, Jurnalis
Kamis 20 Mei 2021 18:54 WIB
Business Matching Mister Aladin (MPI/Dimas Choirul)
Share :

SEBAGAI upaya mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya pariwisata pada masa pandemi COVID-19, Mister Aladin menggelar Business Matching di Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (19/5/2021).

Mister Aladin yang merupakan unit usaha digital travel agent milik MNC Grup bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) Sulut.

Baca juga:  Hotel-Hotel di Sulut Siap Sambut Kebangkitan Pariwisata

Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf Vinsensius Jemadu mengatakan, kerja sama ini merupakan perwujudan dari tiga pilar utama yang selalu digaungkan Menparekraf Sandiaga Shalahuddin Uno, yaitu inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

"Karena itu untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di masa pandemi ini kita enggak bisa sendiri," kata Visensius di Ballroom Hotel Four Points by Sheraton Manado, Sulut, Rabu (19/5/2021).

Ia menilai peran serta Mister Aladin dalam mendorong tumbuhnya industri pariwisata patut diapresiasi. Sebab, inovasi digital yang ditawarkan oleh Mister Aladin dapat menjadi kawah candradimuka para pelaku travel agent untuk mengubah strategi bisnis digital.

Apalagi, di tengah pandemi Covid-19 ini, masyarakat masih berhati-hati terkait keamanan untuk berwisata.

"Semua orang berusaha menjaga distance, nah kehadiran Online Travel Agent (OTA) ini merupakan salah satu jalan keluar bagi teman-teman industri pariwisata kita yang berada di garda paling depan, terutama kita ekspose produk mereka maupun beberapa ide mereka tentang travel digital," jelas pria yang biasa disapa Bung VJ ini.

 

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sulawesi Utara. Ia mengatakan kegiatan business matching ini dapat mendorong destinasi wisata di Likupang, yang menjadi salah satu destinasi pariwisata super prioritas Kemenparekraf terlebih nantinya akan dijadikan kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata.

"Seperti Mister Aladin akan membantu industri-industri ini supaya cepat mereka shifting dari konvensional ke digital. Sehingga jangkauannya akan lebih luas," kata Roy Richard, salah satu perwakilan dari Kadispar.

Baca juga:  Perluas Pasar Wisatawan, Pemprov Sulut Targetkan Pelaksaaan E-Tourism

Sementara itu, Chief Operating Officer Mister Aladin, Nitha Sudewo, mengatakan fokus pihaknya dalam kegiatan kali ini adalah membuat para pelaku travel agent atau local tour operator destinasi pariwisata di Sulut dapat bergabung di Mister Aladin.

"Nantinya mereka dapat menyuplai atau memposting produk tour di wilayah mereka dan kita bisa kerja sama melakukan join promosi," katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya