Selain itu, mereka juga khawatir proyek ini akan berakhir sama dengan proyek pembangunan China lainnya. Pada awalnya terlihat bersemangat dan ambisius, seperti replica USS Enterprise, yaitu sebuah kapal induk Amerika Serikat yang menelan biaya lebih dari $18 Juta, atau sekira Rp257 Miliar, namun proyek tersebut kemudian ditinggalkan pengunjung tak lama setelah dibuka.
Su berharap sebanyak lima juta pengunjung tahunan akan datang dan melihat replika Titanic ini. Ia mengatakan kuantitas wisata di sana harusnya menjamin kembalinya investasi yang sudah dikeluarkan.
Manajer proyek Xu Junnian mengatakan ia merasa perlu untuk menjaga kenangan tentang kapal titanic ini.
“Makna terbesar dari pembangunan kapal ini adalah untuk meneruskan dan mewarisi semangat agung Titanic,” kata Junnian.
Selain daya tarik abadinya yaitu blockbuster Hollywood, Titanic telah menarik perhatian berita utama di China setelah film dokumenter “The Six” yang baru saja rilis. Film ini bercerita tentang sekelompok pelancong Tiongkok di atas kapal saat kapal tenggelam, enam di antaranya selamat.
Untuk menarik perhatian pengunjung, para pengembang proyek kapal Titanic ini akan mengundang nama-nama besar legendaris di film Titanic, yaitu Jack, Rose, dan James Cameron saat acara peresmian nanti. Bagaimana, apakah anda tertarik berlayar di kapal Titanic ini?
(Dewi Kurniasari)