MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno turut berduka cita atas meninggalnya pendakwah berdarah Melayu Ustadz Tengku Zulkarnain dan komedian Sapri Pantun. Sandi mendoakan kedua almarhum.
Tengku Zulkarnain dan Sapri Pantun meninggal di tempat berbeda pada hari yang sama, Senin 10 Mei 2021.
Melalui akun media sosialnya, Sandiaga mengucapkan kalimat istirja’, yakni innalillahi wainnailaihi rajiun yang artinya sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jugalah kami kembali.
Baca juga: I'tikaf Run, Cara Sandiaga Uno Kejar Lailatul Qadar di 10 Akhir Ramadhan
Sandiaga juga mengunggah foto Tengku Zulkarnain dan Sapri Pantun disertai ucapan duka serta doa.
“Semoga Ustadz Tengku Zulkarnain dan Bang Sapri yang meninggal di waktu ba’da maghrib hari ke-28 Ramadhan husnul khotimah, diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya selama hidupnya. Aamiin ya rabbal alamin,” tulisnya di akun Twitter @sandiuno, Selasa (11/5/2021).
Cuitan Sandiaga langsung direspons netizen pengikutnya. Mereka ikut berkomentar mengungkap rasa duka dan mendoakan kedua almarhum.
Sebagaimana diketahui, Tengku Zulkarnain yang juga mantan wakil sekjen DPP Majelis Ulama Indonesia meninggal dunia di Rumah Sakit Tabrani, Pekanbaru, Riau, Senin kemarin selepas azan Maghrib.
Baca juga: Salat di Masjid Saksi Tsunami Aceh, Sandiaga Uno: Di Balik Musibah Ada Hikmah dan Berkah
Tengku Zulkarnain dirawat di RS Tabrani sejak 2 Mei 2021 karena positif terinfeksi COVID-19. Kondisinya sempat dikabarkan membaik dan stabil, sebelum menghadap Sang Khalik.
Sementara Sapri Pantun meninggal di Rumah Sakit Sari Asih, Ciledug, Tangerang, Senin kemarin. Komedian Betawi ini mengidap diabetes dan dirawat karena gula darahnya naik. Pria berkepala plontos tersebut sempat kritis sebelum mengembuskan napas terakhir dalam usia 49 tahun.
(Salman Mardira)