ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Jumat kemarin resmi menyetujui Vaksin Sinopharm asal China untuk penggunaan darurat. Ini dinilai akan memudahkan negara-negara miskin untuk mendapatkan akses suntikan vaksin covid-19 yang sangat dibutuhkan untuk membantu mengakhiri pandemi.
Seperti dikutip dari laman Nytimes, Sabtu (8/5/2021), persetujuan tersebut memungkinkan Vaksin Sinopharm dimasukkan ke program COVAX. Ini merupakan program sosial yang diinisiasi WHO untuk mendistribusikan vaksin covid-19 secara gratis ke negara-negara miskin di dunia.
Baca juga: Selain 6 Juta Bulk Sinovac, Indonesia Terima 482.400 Dosis Vaksin Sinopharm
Sementara Indonesia sendiri telah menerima 482.400 dosis vaksin covid-19 dari Sinopharm. Vaksin tersebut untuk pertama kalinya mendarat di Tanah Air pada Jumat 30 April 2021. Sinopharm menjadi merek ketiga vaksin covid-19 yang akan digunakan untuk vaksinasi di Indonesia.
Merangkum dari unggahan akun Instagram Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) @lawancovid19_id, Vaksin Sinopharm merupakan jenis vaksin dengan platform virus yang di-inaktifkan (inactivated virus).