Saat ditemukan, wanita itu nampak kurus dan lemah. Ia dengan santainya mengatakan rela tinggal di tenda sejak dia menghilang. Ia menanggung dinginya suhu musim dingin dan bertahan hidup dengan memakan lumut, rumput, dan air tawar dari sungai terdekat.
Pihak berwenang kemudian membawa wanita itu kembali ke peradaban dan membawanya ke rumah sakit untuk diperiksa kesehatan mentalnya. Pihak berwenang juga memastikan bahwa apa yang dilakukan wanita tersebut bukanlah hal yang ilegal.
“Kami ingin memperjelas bahwa sementara banyak orang mungkin memilih untuk tidak hidup dalam situasi dan kondisi yang dialami wanita ini, dia tidak melakukan apa pun yang melanggar hukum,” sebutnya.
Polisi menambahkan bahwa wanita ini dapat memilih untuk kembali ke daerah yang sama, dan mereka tidak dapat melarangnya. Kalau hal itu terjadi, polisi sudah memberinya beberapa sumber daya tambahan untuk memastikan ia tidak harus memakan rumput dan lumut lagi.
(Rizka Diputra)