Tiga varian Covid-19 yakni B117, B1351, dan varian B1617 telah ditemukan di Indonesia. Ketiga varian tersebut dinilai memiliki kemampuan untuk menular lebih cepat dibandingkan dengan varian-varian sebelumnya.
Tentunya kondisi ini membuat masyarakat menjadi panik dan khawatir, terlebih dengan libur lebaran yang akan tiba sesaat lagi. Tentunya mobilitas masyarakat yang semakin tinggi berisiko membuat kasus Covid-19 semakin besar.
Merangkum dari laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) @kemenkes_ri, Jumat (7/5/2021), Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid, membeberkan dua faktor yang menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 di beberapa negara dunia.
“Dua faktor utama penyebab lonjakan kasus di Eropa dan India adalah adanya mobilitas tinggi dan varian baru virus Covid-19, mobilitas tinggi dapat meningkatkan laju penularan dan peluang varian baru bertransmisi secara lokal. Jika tidak waspada, hal ini nantinya akan sulit untuk kita kendalikan,” tutur dr. Siti.
Berkaca dari kasus di Eropa dan India, dr. Siti mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan yang berlaku yakni 3M. Mencuci tangan, mengenakan masker, dan menjaga jarak.
“Kami imbau masyarakat untuk mengurangi mobilitas dengan tetap di rumah dan mematuhi anjuran pemerintah untuk tidak melakukan tradisi mudik lebaran tahun ini. Tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan meskipun telah divaksinasi,” tuntasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)