Dengan alasan tersebut, dr Agus menegaskan, tidak usah mengadakan bukber di area perkantoran, ataupun di lokasi lain. Sebab, selama masa pandemi ini belum selesai, maka risiko akan tetap ada sekalipun Anda sudah divaksin Covid-19.
"Lagipula, kita enggak ada yang tahu apakah teman kantor kita itu OTG atau sedang membawa virus Covid-19 walau terkesan baik-baik saja. Jadi, sebagai bentuk antisipasi dan menyelamatkan banyak nyawa manusia, kami sarankan tidak ada bukber," katanya.
Jika terpaksa buka di kantor karena pekerjaan belum selesai sampai waktu berbuka puasa tiba, dr Agus menyarankan agar makan takjilan di meja kantor saja. Setelah itu, segera ibadah maghrib dan pulang.
"Kalau sampai bedug maghrib masih di kantor, maka kami sarankan buka di meja kantor masing-masing. Jangan sampai Anda datangi suatu tempat yang mana semua orang berkumpul di sana membuka masker. Kalau sudah buka puasa, salat Maghrib dan pulang. Makan besarnya di rumah saja," sarannya.
(Dyah Ratna Meta Novia)