Tidak hanya itu, kebijakan yang diambil oleh kementerian Arab Saudi ini juga akan meningkatkan keuntungan biro perjalanan dan perusahaan asuransi yang menawarkan asuransi perjalanan yang disetujui oleh SAMA.
Menurut Al-Obaidy, biro perjalanan sudah mengalami peningkatan besar dalam permintaan tiket pesawat dan reservasi hotel di tujuan yang dituju oleh pelancong Saudi. Agen Saudi juga memberikan penawaran berbeda untuk perjalanan internasional dan akomodasi di banyak tujuan asing.
Ia menambahkan, permintaan untuk perjalanan ke luar negeri diperkirakan akan melonjak, terutama menjelang liburan musim panas.
Analis keuangan Talat Zaki Hafiz mengatakan, terlepas dari adanya kebijakan bahwa pemerintah mencabut larangan perjalanan ke luar negeri, ia yakin seseorang tidak boleh bepergian ke luar negeri kecuali untuk keperluan bisnis yang mendesak atau untuk alasan keluarga. Terutama ke negara-negara yang menderita karena pandemi.
Hafiz mengatakan, perjalanan yang tidak perlu ke negara-negara yang terkena dampak corona yang parah, dapat membuat para pelancong Saudi terpapar infeksi virus. Mereka juga tidak dapat menerima perawatan medis yang memadai di sana, sedangkan di Arab Saudi, pemerintah akan memberikan pengobatan gratis untuk orang yang terkena virus corona tanpa memandang kewarganegaraan.
Ia menghargai keputusan pemerintah untuk mencabut larangan bepergian, dan ia yakin orang-orang harus menggunakan dengan bijak demi keselamatan.
Ahli hukum senior Dr Majed Al-Hedayan mengatakan banyak orang orang yang memilih untuk divaksin sekarang karena vaksin menjadi prasyarat bepergian. Ia menyampaikan bahwa keadaan destinasi wisata yang dituju saat ini tidak sama dengan sebelum pandemi. Oleh karena itu, ia berpesan agar orang-orang tidak mengambil risiko, kecuali untuk pelaksanaan tugas.
(Dewi Kurniasari)