Punya Museum dan Tampung 12.000 Jemaah, Begini Bentuk Masjid Raja Salman

Indah Salsabillah, Jurnalis
Senin 03 Mei 2021 17:01 WIB
Desain Masjid Raja Salman bin Abdul Aziz yang akan dibangun di UII Islamabad, Pakistan (UII Islamabad/Arab News)
Share :

ARAB Saudi akan membangun sebuah masjid di kampus baru Universitas Islam Internasional (IIU), Islamabad, Pakistan. Masjid besar dan megah itu dinamakan dengan Masjid Raja Salman bin Abdul Aziz, pemimpin Arab Saudi sekaligus penjaga dua kota suci; Makkah dan Madinah.

"Penjaga dua masjid suci telah memutuskan untuk meletakkan dasar Masjid Raya Salman bin Abdul Aziz dalam tahun ini, dengan kapasitas 12.000 jemaah di kampus baru Universitas Islam Internasional," kata Rektor UII Islamabad, Dr. Masoom Yasinzai seperti dilansir dari Arab News, Senin (3/5/2021).

Baca juga: Mimpi Mulia Warga Saudi, Ingin Anak Perempuannya Jadi Tentara Penjaga Masjidil Haram

"Ini tidak hanya akan menjadi masjid, tetapi akan memiliki kompleks yang sangat besar dengan pusat penelitian dan budaya para cendekiawan dan siswa," lanjutnya.

Menurut Yasinzai, kompleks masjid itu nantinya juga dilengkapi perpustakaan, museum, dan auditorium yang dinamai Putra Mahkota, Mohammed bin Salman.

Yasinzai mengatakan bahwa proyek tersebut adalah bukti dari kuatnya hubungan Arab Saudi dan Pakistan.

"Pusat penelitian akan fokus pada bahasa Arab, budaya dan warisan Islam. Pusat itu akan dilengkapi dengan teknologi digital untuk menyediakan kursus bahasa Arab online dari Islamabad ke seluruh dunia, " kata Rektor IIU.

Baca juga: 1,5 Juta Orang Kunjungi Masjidil Haram dalam 10 Hari Pertama Ramadhan

Dia mengatakan bahwa peneliti dari negara Muslim lain juga akan memberikan kontribusi intelektual ke pusat tersebut.

"Awalnya, pembangunan masjid itu menelan biaya 500 juta ($3,3 juta), tapi sekarang pusat penelitian dan budaya juga telah dimasukkan dalam proyek, yang akan meningkat biayanya," ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya