SEBAGAI upaya mendorong roda perekonomian dan pariwisata pada libur musim panas, Inggris akan memimpin dunia dalam pembuatan paspor vaksin keliling di dunia.
Setelah sebelumnya Spanyol memberitahukan akan dibuka kembali perbatasannya pada bulan Juni mendatang, Sekretaris Transportasi, Grant Shapps mengaku akan bertemu dengan negara-negara Group of Seven (G7) untuk membahas perihal aplikasi National Health Service (NHS).
Aplikasi NHS yaitu aplikasi pelacak yang dapat memperingatkan pengguna jika mereka berada dekat dengan orang yang terdeteksi positif virus corona (Covid-19).
Bersama negara yang termasuk anggota G7, yaitu Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Britania Raya, dan Amerika Serikat, Shapps akan menunjukkan bagaimana aplikasi NHS akan diubah menjadi paspor perjalanan ke seluruh dunia.
Baca juga: Inggris Wajibkan Karantina Hotel bagi Pendatang Per 15 Februari
Aplikasi NHS ini diharapkan dapat diintegrasikan dengan baik dan dengan peraturan perbatasan Covid-19 di Uni Eropa, Amerika Serikat, maupun sejumlah negara lainnya.
Pertemuan antar negara ini akan dipimpin oleh Shapps dan akan dilaksanakan pekan depan. Dalam pertemuan tersebut diharapkan dapat menunjukkan bagaimana teknologi tersebut bekerja.
Dalam pertemuan tersebut Shapps juga akan menjelaskan terkait paspor vaksin non-elektronik (manual) agar orang-orang yang tidak memiliki ponsel pintar pun dapat memperoleh kemudahan paspor vaksin ini.
“Dalam hal sertifikasi vaksin, saya dapat mengonfirmasi bahwa kami sedang mengerjakan aplikasi NHS. Ini akan menjadi aplikasi yang digunakan untuk orang-orang ketika mereka membuat janji dengan NHS, serta dapat menunjukkan bahwa Anda pernah divaksinasi atau pernah menjalani tes,” kata Shapps, seperti yang diwartakan The Sun.