PEMERINTAH terus menggencarkan program vaksinasi covid-19 bagi seluruh masyarakat Indonesia. Salah satunya dengan cara memudah akses kelompok lanjut usia (lansia) dalam mendapatkan vaksin covid-19.
Sebagaimana diketahui, lansia menjadi salah satu kelompok yang sangat berisiko jika terinfeksi covid-19. Oleh karena itu, pemerintah telah melakukan berbagai metode vaksinasi, termasuk menyediakan layanan home care dan home delivery dengan menggandeng KillCovid-19.
Baca juga: Viral Queen of Cleaning Ubah Rumah Lansia yang Tidak Terawat Jadi Bersih
Merangkum dari unggahan akun Instagram Kementerian Kesehatan @kemenkes_ri, Rabu (28/4/2021), inisiatif dari Komunitas Indonesia Lawan Libas Covid-19 (Killcovid19) dan RS Husada menargetkan 1 juta lansia per bulan sejak Maret 2021.
Adapun perbedaan home care dan home delivery vaksinasi covid-19 adalah sebagai berikut.
1. Home care
Program penjemputan lansia menuju sentra vaksinasi covid-19 terdekat maupun rumah sakit yang telah bekerja sama dengan KillCovid-19. Menyediakan 100 bus.
Baca juga: Pemuda Ajak 2 Lansia Vaksinasi Dapat Jatah Vaksin Covid-19, Begini Syaratnya
2. Home delivery vaksinasi
Penyelenggaraan vaksinasi covid-19 di lokasi lansia berada seperti panti jompo maupun panti werdha. Target pelaksanaan home delivery vaksin covid-19 adalah 10.000 lansia.
Selain itu, unggahan ini juga menjelaskan bahwa kegiatan serupa terus digalakkan di berbagai daerah. Di antaranya adalah Bandung, Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya.
(Hantoro)