Tak hanya itu ada juga pameran kaligrafi karya Arif Syukur yang baru pertama kali diperlihatkan di pameran ini.
Kepala Sekretariat Jakarta Islamic Centre Ahmad Juhandi menegaskan, pameran ini dengan pengunjung terbatas, hanya 25 persen dari kapasitas seharusnya.
"Panitia juga memberlakukan prokes dengan ketat," ucapnya.
Setiap pengunjung diwajibkan memakai masker, menjaga jarak, dan mengurangi mobilitas. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penularan Covid-19.
"Alhamdullilah para panitia pembukaan dites antigen dulu," tutupnya.
(Dewi Kurniasari)