India sekarang adalah negara dengan kasus Covid-19 tertinggi kedua di dunia, setelah Amerika Serikat. Dengan begitu banyak kasus setiap hari di seluruh negeri, badan-badan pemerintah terus memantau situasi dan membuat perubahan pada pedoman khususnya pada bidang pariwisata.
Di Delhi, ada sekira 170 bangunan bersejarah yang dikelola ASI dan hanya 13 yang harus membayar tiket masuk diantaranya adalah Benteng Merah, Makam Humayun, Qutub Minar, Makam Safdar Jung, Purana Quila, dan Hauz Khas.
Benteng Merah, Qutub Minar, dan Makam Humayun adalah beberapa situs yang paling banyak dikunjungi di kota karena menerima sekitar 10.000 pengunjung setiap hari.
Semua destinasi ini seharusnya akan dibuka kembali pada Juli tetapi ada batasan jumlah pengunjung.
"Telah diamati bahwa orang dalam jumlah besar datang ke situs warisan dan di beberapa situs, menjaga jarak dan protokol kesehatan tidak diikuti oleh para wisatawan," kata seorang pejabat ASI, yang tidak mau disebutkan namanya.
(Dewi Kurniasari)