Mutasi Covid-19 yang heboh sejak beberapa waktu lalu menimbulkan banyak tanda tanya dalam pikiran masyarakat. Banyak yang bertanya, apakah mutasi Covid-19 dapat berpengaruh terhadap hasil testing?
Sebagaimana diketahui, masyarakat sempat dikejutkan dengan munculnya varian E484K yang merupakan hasil mutasi dari virus B117 asal Inggris. Varian baru virus ini terkenal akan penyebarannya yang jauh lebih cepat dibandingkan sebelumnya.
Merangkum dari laman Instagram Cofight.id @cofight_id, Kamis (22/4/2021) Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda’i mengatakan diperlukan whole genome sequencing untuk mengetahui jenis varian mana yang menginfeksi suatu individu.
“Whole genome sequencing ini akan mengamati 30 ribu komponen genetik virus. Sementara Polymerase Chain Reaction (PCR) hanya mengambil sebagian dari komponen tersebut,” terang dr. Fajri.