MASYARAKAT lanjut usia (lansia) menjadi salah satu kelompok yang paling rentan terinfeksi covid-19. Meski demikian, lansia memiliki banyak sekali tantangan untuk dapat memperoleh vaksinasi covid-19. Oleh karena itu, peran serta kelompok muda sangat diperlukan dalam membantu para lansia.
Kepala Bidang Tata Laksana dan Compliance Sentra Vaksinasi Serviam (SVS) dr Bettia M Bermawi SpPK menjelaskan, dalam melakukan vaksinasi covid-19, lansia memerlukan pendampingan serta edukasi yang jelas.
Baca juga: Pemerintah Ingatkan Masyarakat Prioritaskan Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia Jelang Lebaran
Selain itu, lansia yang mempunyai riwayat penyakit penyerta (komorbid) sebaiknya tidak menunda untuk segera divaksinasi. Terlebih lagi jika lansia tersebut dinyatakan dalam kondisi layak untuk divaksinasi.
"Diperlukan juga peran serta dari para pamong, tokoh masyarakat, sosialisasi pada anak atau caregiver, sehingga lansia bisa diajak datang untuk divaksin," terang dr Bettia dalam diskusi virtual bertajuk 'Tantangan Distribusi Vaksin Covid-19 ke Pelosok Indonesia', Selasa 20 April 2021.
Baca juga: Menkes Budi Ingatkan Kepala Daerah, Lansia Jadi Prioritas Vaksinasi Selama Ramadan
Terkait masalah distribusi vaksin covid-19, ia mengaku menghadapi sejumlah tantangan teknis. Salah satunya menjaga vaksin tetap pada suhu yang optimal, stabil, dan aman. Sebagaimana diketahui, sebagian besar vaksin covid-19 yang digunakan di Indonesia saat ini memerlukan suhu tertentu yakni antara 2 hingga 8 derajat Celsius.
"Saat ini Sentra Vaksinasi Serviam menggunakan teknologi khusus sebagai wadah penyimpan vaksin covid-19 yang bisa menjamin keamanan vaksin saat pendistribusian mengingat suhu yang stabil dan adanya alarm jika terjadi peningkatan suhu," pungkasnya.
(Hantoro)