Xerostomia dikatakan dapat menjadi upaya diagnosis dini Covid-19. Ketika seseorang sudah mengeluhkan mulutnya kering, diharapkan segera mendatangi dokter untuk mencari tahu lebih lanjut apa yang menyebabkan kondisi tersebut muncul. Ini penting agar mencegah penularan dan kondisi kesehatan yang lebih parah.
Selain mulut kering, penelitian terbaru pun mengungkapkan bahwa 'lidah Covid' menjadi gejala baru Covid-19 lainnya yang tak bisa disepelekan.
Lidah Covid adalah manifestasi ketika tubuh gagal memproduksi air liur yang melindungi mulut dari bakteri jahat. Saat pasien mengalami lidah Covid, biasanya disertai dengan perubahan sensasi lidah serta nyeri otot saat mengunyah akibat tukak yang terus menerus. Artinya, lidah mulai putih dan penampakannya tidak merata.
(Helmi Ade Saputra)