Sementara di Desa Gagah, Kecamatan Kadur, saat ini masih dalam tahap pembangunan. Tapi konsepnya sudah lengkap dan sudah pernah dipresentasikan ke Pemkab Pamekasan.
Sebagaimana di Desa Bajang, Kecamatan Pakong dan Desa Kertagena Daya, Kecamatan Kadur, konsep pengembangan wisata di desa yang berpenduduk sekitar 700 orang lebih itu juga sama, yakni pariwisata pertanian.
"Namun kelebihannya di desa ini, karena masyarakatnya banyak memproduksi kerajinan dari pohon siwalan, dan di sana telah dikembangkan kopi siwalan," tuturnya.
Baca juga: Kunjungi Eduwisata Garam di Pamekasan, Pengunjung Bisa Susuri Hutan Mangrove
Khusus desa-desa yang telah menetapkan tema pengembangan ekonomi desa, Pemkab Pamekasan akan memberikan perhatian khusus, yakni berupa bantuan pengembangan sarana dan prasarana jalan menuju objek wisata.
"Keseriusan aparat desa dalam mengembangkan objek wisata desa yang hendak dikembangkan juga menjadi perhatian Pemkab Pamekasan dalam memberikan dana stimulan pengembangan wisata desa," lanjut Tamam.
Sekadar informasi, di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur ini terdapat sebanyak 178 desa yang tersebar di 13 kecamatan. Dari jumlah itu, desa yang telah menetapkan tema pengembangan ekonominya sebanyak 20 desa, dan tiga di antaranya pada pengembangan objek wisata berbasis pertanian atau wisata pertanian.
(Rizka Diputra)