Tak cukup itu, Laely juga berkenalan dengan ketua adat dan pemangku adat Suku Bada. Mereka bertemu dan banyak mengobrol seputar budaya Bada.
Laely pun diajak ke Palindo, patung megalitik yang merupakan situs tua peninggalan masyarakat Austronesia.
"Palindo sang penghibur, menjadi daya tarik mempesona di Lembah Bada yang tidak mungkin terelakkan," tutur Laely.
Baginya, Bada bukan hanya sebuah tempat yang menarik dan indah. "Tapi di sana saya menemukan indahnya suatu keakraban dan kekeluargaan," pungkasnya.
(Dewi Kurniasari)