PEMERINTAH Indonesia telah memulai Program Vaksinasi Nasional Covid-19 sejak Januari 2021. Meski demikian, masih ada kekhawatiran bagi sebagian masyarakat untuk mendapatkan vaksin covid-19. Terlebih lagi dengan beredarnya kabar terkait dugaan efek samping Vaksin AstraZeneca.
Ya, sebagaimana diketahui, Vaksin AstraZeneca yang berasal dari Inggris memang sempat menghebohkan dunia. Hal ini disebabkan adanya penelitian yang menyebut vaksin tersebut dapat menyebabkan pembekuan darah sehingga membuat banyak negara menangguhkan penggunaannya.
Baca juga: IDI: Vaksin AstraZeneca Tetap Digunakan meski Ada Isu Pembekuan Darah
Meski demikian, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) selaku pihak yang bertanggung jawab atas keamanan vaksin covid-19 di Indonesia memastikan bahwa Vaksin AstraZeneca aman digunakan. Sehingga, bisa tetap diberikan kepada masyarakat.
Merangkum dari unggahan akun Instagram Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) @lawancovid19_id, Selasa (13/4/2021), meski tergolong aman, setiap vaksin pasti menimbulkan efek samping bagi para penggunanya.
Baca juga: WHO: Berdasarkan Data Terbaru, Manfaat Vaksin AstraZeneca Lebih Besar dari Risikonya
Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI) yang sangat umum terjadi setelah vaksinasi covid-19 menggunakan Vaksin AstraZeneca biasanya bersifat ringan. Di antaranya adalah pusing, mual, nyeri otot (myalgia), nyeri sendi (arthralgia), nyeri di lokasi suntikan, kelelahan, malaise (perasaan lelah, tidak nyaman, kurang enak badan), serta demam.
Bila masyarakat mengalami keluhan tersebut usai vaksinasi dan terus berlanjut, maka disarankan segera menghubungi petugas kesehatan atau ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
(Hantoro)