Ayoub mengatakan dia akan melakukan perjalanan ke negara-negara di mana penawaran pariwisata mengikuti pedoman keselamatan Covid-19 yang ketat.
“Saya akan menghindari negara dengan kerumunan yang tidak terkelola. Saya ingin menikmati perjalanan saya sambil tetap aman," imbuhnya.
Insinyur perangkat lunak, Alia Al-Sadat (27) mengatakan dia senang memiliki opsi untuk bepergian tetapi lebih suka menunda rencana penerbangan internasionalnya sampai kasus global COVID-19 turun.
"Saya merasa sangat aman di Kerajaan. Saya senang bepergian antara Jeddah dan Riyadh, atau bahkan pergi dan menjelajahi Alula," kata Al Sadat.
Dia menyoroti bahwa pembatasan perjalanan adalah kesempatan bagus untuk menjelajahi Kerajaan.
“Banyak orang yang tidak mengetahuinya, tapi Arab Saudi memiliki beberapa destinasi yang spektakuler. Tahun ini membuat saya ingin menjelajahi tempat-tempat seperti Abha, Taif dan tentunya Umluj,” tambahnya.
(Dewi Kurniasari)