Saat ini baru bisa membebaskan beberapa lahan, khususnya pada tanah-tanah yang sudah menjadi milik negara, akan segera dibuka untuk menunjukkan pada masyarakat bahwa Plaosan memang luar biasa lengkap dengan komponen cagar budayanya.
Koordinator ekskavasi parit isi timur Candi Plaosan, Muhammad Junawan berujar bahwa proses eskavasi masih dilakukan sejak akhir Maret hingga Juni mendatang. Dari hasil ekskavasi, ditemukan bebatauan parit yang lepas, sehingga perlu dilakukan pemasangan kembali.
“Ekskavasi ini untuk menunjukkan wujud asli parit kuno. Sebelumnya dilakukan pengkajian terlebih dahulu untuk memastikan pola parit. Dengan demikian gerak eskavator aman. Jika sudah menyentuh dugaan adanya temuan, maka penggalian dilakukan secara manual agar tidak merusak struktur cagar budaya yang ada,” ujar Junawan.
(Rizka Diputra)