Salah seorang pengunjung, Maria Abaya mengatakan, rumor tentang hewan yang lepas telah menyebar di kerumunan. Ia mendengar kabar adanya hewan yang lepas. Namun ia terkejut sekaligus sedih ketika mengetahui bahwa seekor simpanse di sana mati.
Lain halnya dengan Vu Nguien, ia mengatakan bahwa keluarganya telah mengantre selama lebih 30 menit dan ingin masuk, namun tidak mengetahui kabar kematian simpanse itu.
Simpanse yang berasal dari bagian tengah dan barat Afrika ini biasanya hidup selama lebih dari empat dekade. Kematian simpanse ini merupakan kali kedua dalam kurun waktu 12 bulan terakhir setelah kematian seekor jerapah berusia tiga tahun yang mati karena penyakit usus pada Juni tahun lalu.
(Rizka Diputra)