Perdana Menteri Australia, Scott Morrison mengatakan bahwa kebijakan ini adalah langkah pertama yang penting bagi Australia karena negara itu perlahan mulai kembali normal.
“Fakta bahwa kita sekarang bisa bekerja sama, berarti akan membuat orang-orang bersatu dan punya peluang besar untuk bekerja, hal ini karena hubungan normal yang dipulihkan antara Australia dan Selandia Baru,” tuturnya.
Morrison kemungkinan akan segera melakukan perjalanan ke Selandia Baru untuk bertemu dengan Ardern. Di Selandia Baru, Ardern mengingatkan bahwa gelembung perjalanan datang dengan peringatan adanya peringatan untuk tetap berwaspada. Hal ini dilakukan karena ia merasa orang perlu merencanakan kemungkinan perjalanan terganggu jika ada wabah.
Baca juga: Selandia Baru Buka Perbatasan untuk Wisatawan Australia Akhir Pekan Ini
Meski perjalanan ini akan membuka ruang di fasilitas karantina Selandia Baru, negara itu tidak berencana untuk meningkatkan jumlah pelancong yang diterima dari negara lain karena terus melakukan pendekatan yang hati-hati terhadap virus tersebut.
Ardern menyebut, Selandia Baru saat ini tidak memertimbangkan gelembung perjalanan dengan negara lain, selain dari negara-negara Pasifik kecil di Kepulauan Cook dan Niue, keduanya memiliki ikatan konstitusional yang kuat dengan Selandia Baru.
Menyikapi kebijakan yang baru diumumkan ini, maskapai penerbangan bereaksi cepat dengan mengumumkan peningkatan besar dalam jumlah penerbangan dan harga yang lebih rendah.
(Rizka Diputra)