Cedera Kepala dan Syok
Beberapa cedera paling berbahaya yang diakibatkan oleh gempa bumi adalah trauma parah dengan cedera kepala, sesak napas, dan syok.
Patah Tulang
Masih berdasarkan laman NCBI yang diambil dari studi tahun 2017 menemukan bahwa patah tulang menyumbang 65 persen dari total cedera. Cedera ortopedi lainnya termasuk cedera akibat himpitan, sindrom kompartemen, dan cedera jaringan lunak mayor.
Baca juga: Gempa Jatim: 8 Meninggal, 39 Luka dan Ribuan Rumah Rusak
Cedera Tubuh Bagian Bawah dan Tulang Belakang
Tinjauan terbaru dari Bortolin menyimpulkan bahwa ekstremitas bawah adalah lokasi fraktur yang paling umum mengalami cedera yakni sekira 42 persen. Kemudian fraktur tulang belakang menyumbang 17 persen dari total cedera, dan lebih dari 4 persen di antaranya adalah cedera tulang belakang, sementara 10 persen dari fraktur mengenai bagian tulang panggul.
Cedera di Bagian Tengkorak
Seperti disebutkan, trauma di bagian kepala merupakan penyebab kematian instan akibat gempa bumi. Sebuah studi dari tahun 2013 menemukan bahwa cedera di bagian tengkorak, toraks, dan perut menyumbang kurang dari 30 persen dari total cedera gabungan akibat gempa bumi.
(Hantoro)